2 Dilihat 0 kali
Cara Menentukan Support dan Resistance

Dalam menentukan support dan resistance dalam trading bisa dikatakan ini merupakan pekerjaan yang susah-susah gampang. Jika tidak terbiasa melakukannya terkadang kita masih salah dalam menentukan dimana posisi support dan resistance berada, yang bisa saja malah menyebabkan kerugian dalam ber-trading.

#Pengertian support dan resistance
Sebelum melangkah lebih jauh mengenai support dan resistance ada baiknya kita tahu terlebih dahulu apa itu support dan resistance dalam trading. Support dan resistance adalah level-level kritis yang digunakan oleh para pelaku pasar dalam mengambil keputusan. Level-level ini digunakan untuk menentukan apakah harga akan terus berlanjut atau berbalik arah. Seorang trader pasti mempunyai titik TP(take profit) dimana ketika titik itu tercapai maka disitulah harga akan berbalik arah. Level-level tersebut jika digabungkan dengan bentuk-bentuk candlestick dipercaya akan dapat menentukan pergerakan selanjutnya.

Ada peraturan yang tidak dinyatakan dengan tegas namun dipercaya dan diikuti hampir semua trader menyangkut perubahan level support menjadi level Resistance, dan sebaliknya. Aturan ini adalah: garis horizontal level Support akan berubah fungsi sebagai garis level Resistance bila berhasil ditembus (break). Dan sebaliknya, garis horisontal level Resistance akan berubah fungsi sebagai garis Support, bila berhasil ditembus.
Cara Menentukan Support dan Resistance - Support dan Resistance

#Menentukan Support dan Resistance
Setelah kita mengetahui pengertian dari support dan resistance, sekarang waktunya bagi kita untuk menentukan mana yang disebut support dan mana yang disebut resistance. Ada beberapa cara dalam menentukannya, disini jendelacrypto akan menjelaskan beberapa cara tersebut. Mari kita ikuti.

1. Metode penentuan titik tertinggi (Top) dan titik terendah (Bottom)
Metode ini merupakan cara sederhana untuk menentukan support dan resistance, beberapa cirinya melihat historis dimana saja harga-harga tertahan. Silahkan perhatikaan gambar berikut untuk lebih jelasnya.
Cara Menentukan Support dan Resistance - Titik terendah menjadi support

Cara Menentukan Support dan Resistance - Titik tertinggi menjadi resistance
Inti dari cara ini lebih ke arah dimana harga sering tertahan. Semakin besar rentang waktu(timeframe) yang digunakan, kecenderungannya akan semakin valid support dan resistance tersebut.

2. Metode Trendline
Garis tren atau sering disebut trendline dapat berlaku sebagai support dan resistance. Untuk dapat menggambar trendline dengan baik, tentunya anda harus mengenali tren-nya terlebih dahulu (lebih jauh tentang tren). Cara singkatnya adalah dengan menghubungkan minimal dua titik lembah jika kondisi pasar uptrend, dan menghubungkan minimal dua titik puncak dalam kondisi pasar downtrend. Jika harga mendekati garis trendline maka hal tersebut dapat membuka peluang area tersebut untuk menjadi area resistance maupun support. Lebih jelasnya silahkan lihat gambar berikut.
Cara Menentukan Support dan Resistance - Trendline menjadi resistance

Cara Menentukan Support dan Resistance - Trendline menjadi support

3. Metode Fibonacci Retracement
Istilah fibonacci retracement atau sering juga para trader menyebutkan tools fibo. Tools ini kerpa digunakan para trader untuk melakukan analisa. Namun selain itu fibonacce retracement bisa juga digunakan sebagai support dan resistance. Fibonacci memiliki level-level yang biasa digunakan yakni level 0.0%, 23.6%, 38.2%, 50.0%, 61.8%, 76.4% dan 100.0%. Level-level tersebut kerap dijadikan sebagai acuan untuk menentukan area support dan resistance. Dengan menggunakan Fibonacci ini, Anda dapat mengambil beberapa level populer yang biasa dijadikan acuan untuk menentukan support dan resistance yakni 38.2%, 50.0% dan 61.8%. disinyalir di level-level tersebut seringkali muncul sinyal buy atau sell yang akurasinya cukup tinggi. Untuk mempermudah silahkan perhatikan gambar berikut.
Cara Menentukan Support dan Resistance - Area referensi sinyal buy

Cara Menentukan Support dan Resistance - Area referensi sinyal sell

4. Round Number
Round number adalah suatu level yang merupakan angka bulat dan mudah diingat. Contohnya BTC/USD dengan level psikologis $8000 atau $8500, trader terkadang memperkirakan 3 bulan ke depan harga akan mencapai sekitar $8447 namun dibulatkan menjadi ke angka yang sederhana dan mudah menjadi $8500. Dalam trading round number merupakan level psikologis yang bisa berlaku sebagai area support dan resistance.

Cara Menentukan Support dan Resistance - Round number

5. Pivot Point
Pivot point merupakan salah satu cabang dari analisis teknikal yang juga merupakan cara perhitungan untuk menentukan area support dan resistance, data berdasarkan kalkulasi harga tertinggi (High), harga terendah (Low) dan harga penutupan pasar (Close) di periode sebelumnya. Pivot point bukan merupakan indikator, namun dapat dikatakan sebagai cabang dari analisa teknikal. Para trader biasanya menyebutkan pivot point sebagai support & resistance objektif. Rumus perhitungan Pivot point:
-Pivot Point (PP) = (High + Low + Close)/3
Level Support - Resistance kemudian ditentukan sebagai berikut:
-First support (S1) = (2*PP) – High
-Second support (S2) = PP – (High – Low)
-First resistance (R1) = (2*PP) – Low
-Second resistance (R2) = PP + (High - Low)
Gambaran pivot point bisa anda lihat dalam gambar berikut
Cara Menentukan Support dan Resistance - Pivot point
Amati garis-garis dengan penanda huruf R2, R1, P, S1, dan S2 pada sisi kanan grafik. Itulah Support - Resistance yang ditentukan dengan perhitungan Pivot Points. Setelah berbalik pada titik Pivot (P), harga bergerak menuju S1. Apabila nantinya harga menurun lagi, maka kemungkinan akan mencapai S2. Sedangkan jika ternyata harga berbalik naik, maka bisa kembali ke titik Pivot lagi. Saat bertrading, R2, R1, P, S1, dan S2 dapat dijadikan acuan awal pembukaan posisi trading (open position/entry), target profit, maupun batas kerugian maksimal (Stop Loss), karena pada titik-titik itulah pembalikan harga paling mungkin terjadi.

6. Moving Average
Moving average juga bisa berfungsi sebagai support dan resistance. Biasanya moving average sering disebut support dan resistance dinamis (dynamic support and resistance). Dinamakan demikian karena ia bergerak sesuai dengan pergerakan harga. Pada saat uptrend, Moving average berfungsi sebagai support. Sebaliknya pada saat downtrend, Moving average berfungsi sebagai resistance.
Cara Menentukan Support dan Resistance - Moving average

Demikian artikel dari jendelacrypto mengenai apa itu support dan resistance, dan dengan cara apa kita dapat menentukannya. Semoga dengan informasi tersebut dapat meningkatkan keputusan pengambilan keputusan anda dalam ber-trading. Sekian Terima Kasih

Sumber referensi
Foreximf. 2015. belajar-lagi-yuk-macam-macam-support-resistance-forex. https://bit.ly/2S0DC9n
Seputarforex. 2011. apa-itu-support-resistance. https://bit.ly/2R0bqXc

Sumber gambar
Quora. Support and Resistance. https://bit.ly/2QxSlw2

Post a Comment

  1. Overall sip, dapat pencerahan
    Minta MA yang berubah warna itu Mas.. Worth keknya

    ReplyDelete
  2. Boleh mas, silahkan tinggalkan alamat email mas nanti disempatkan untuk dikirimkan. :D

    ReplyDelete

 
Top