0 Dilihat 0 kali
Rentang waktu (Time Frame) dalam trading
Bagi seorang trader belajar mengidentifikasi dasar tren pasar untuk menghasilkan uang secara konsisten di pasar merupakan hal yang wajib dilakukan. Bahkan sering diklisekan dengan "trading dengan tren" jangan melawan "tren adalah teman anda".
Rentang waktu (Time Frame) dalam trading - Time Frame

#Pengertian Rentang waktu (Time Frame)
Rentang waktu atau Time Frame dalam trading adalah kurun wakti tertentu yang ditentukan sebagai masa pengamatan pergerakan harga. Pada kurun waktu yang berbeda, kondisi harga yang ditampilkan bisa diterjemahkan berbeda. Sebagai contoh, nilai tukar BTC terhadap USD (BTC/USD) melemah paa tempo satu jam terakhir, tetapi menguat dalam satu hari terakhir. Istilah praktisnya grafik candlestick di market terbentuk dari data pergerakan harga yang dikumpulkan dalam rentang waktu(Time Frame) tertentu. Menyebabkan jika Time Frame diubah, maka data pergerakan harganya bisa berganti. Sebagai contoh, perhatikan perbandingan pergerakan harga pada BTC/USD di Time Frame 1 jam(Hourly/H1/M60) dan Time Frame 1 Hari (Daily/D1) berikut ini.
Rentang waktu (Time Frame) dalam trading - Time Frame 1D

Rentang waktu (Time Frame) dalam trading -Time Frame 60M

Pada grafik Candlestick di Time Frame 1 Jam, setiap candle menggambarkan pergerakan selama 1 jam (harga pembukaan, penutupan, tertinggi, dan terendah). Sedangkan pada Time Frame 1 Hari, setiap candle menggambarkan pergerakan selama 1 hari penuh. Satuan Time Frame menunjukkan lamanya waktu yang diperlukan untuk membentuk satu candlestick, sehingga grafik akan berbeda-beda tergantung Time Frame-nya.

#Time Frame berdasar style trading
Dalam suatu platform trading, sudah tersedia banyak pilihan time frame yang disediakan, mulai dari 5 Menit (M5), 15 Menit (M15), 30 Menit (M30), 1 Jam (H1), 4 Jam (H4), 1 Hari (D1), 1 Minggu (W1), dan 1 Bulan (MN).  Pengelompokan data sebagai dasar membuat analisis berdasarkan pada waktu, sehingga dengan dasar pengelompokan waktu yang berbeda, hasil analisis yang kita peroleh juga bisa berbeda.
Rentang waktu (Time Frame) dalam trading -Time Frame di platform trading
Pemilihan Time Frame lebih didasarkan pada style/teknik sistem trading yang digunakan. Berikut beberapa style trading yang dimaksud:
1. Trader Pengguna Sistem Scalping.
Dengan sistem scalping, trader bisa membuka dan menutup transaksi dalam tempo cepat, atau bahkan hanya selang beberapa menit saja. Karenanya, trader seperti ini biasa menggunakan Time Frame M1, M5, atau maksimal M30.
2. Trader Pengguna Sistem Day Trading.
Sesuai namanya, "Day Trading" berarti membuka dan menutup transaksi forex dalam hari yang sama. tem Swing.Dengan sistem SwingUntuk Day Trading, biasanya digunakan Time Frame M30 sampai dengan H1, ditambah H4 atau D1 sebagai Time Frame pembanding.
3. Trader Pengguna Sistem Swing.
Dengan sistem Swing, trader boleh jadi membuka dan menahan transaksi sampai dengan beberapa hari, minggu, bahkan bulan. Oleh sebab itu, Time Frame yang dipakai berkisar antara H4 hingga W1 dan MN.

Setiap trader dapat bertrading menggunakan satu Time Frame ataupun lebih dari itu. Karena ada juga trader sistem swinger yang menggunakan time frame 15M pada saat-saat tertentu. Time Frame rendah biasanya dianggap mengandung terlalu banyak fluktuasi yang mengganggu, sedangkan Time Frame lebih tinggi dianggap menggambarkan tren harga secara keseluruhan dengan lebih baik. Upaya pemilihan Time Frame dalam ber-trading banyak mempertimbangkan faktor-faktor tersebut.

Dengan meluangkan waktu untuk menganalisis beberapa time frame, trader dapat meningkatkan peluang mereka untuk mendapatkan profitnya. Pada akhirnya, kombinasi dari berbagai time frame tersebut memungkinkan para trader untuk lebih memahami dan menanamkan keyakinan dalam keputusan mereka. Sekian penjelasan mengenai Rentang waktu (Time Frame) yang dapat jendelacrypto.com jabarkan. Masukan dan saran kami harapkan sebagai penulis disini dimana kesalahan memungkinkan terjadi. Terima kasih dan selamat trading.

Sumber referensi
Seputarforex. 2011. pengertian-time-frame-dalam-forex. https://bit.ly/2Bxr1Uv
Seputarforex. 2011. memilih-time-frame-dalam-analisis-teknikal-forex. https://bit.ly/2Es2P99
Investopedia. 2018. Multiple Time Frames Can Multiply Returns. https://bit.ly/2UQ8n30

Sumber gambar
Tradimo. Time frame. https://bit.ly/2EnMuC6

Post a Comment

 
Top