0 Dilihat 0 kali

Sebelum anda melakukan trading ada baiknya anda belajar terlebih dahulu apa itu trading, apa saja dasar-dasar yang dipakai dalam trading, apa saja yang mempengaruhi trading, dan yang paling penting dan sering terlupakan adalah kontrol emosi di dalam trading (psikologi). Sehingga anda tidak akan salah langkah dalam mengambil suatu keputusan untuk membeli ataupun menjual suatu koin yang merupakan aset berharga anda. Disini jendelacrypto.com akan menjelaskan 2 dasar ilmu dalam melakukan trading, yang dirasa sangat penting disini.

1. Analisis Teknikal (Technical Analys)
    Analisis teknikal adalah disiplin trading yang digunakan untuk mengevaluasi dan mengidentifikasi peluang perdagangan dengan menganalisis tren statistik yang dikumpulkan dari aktifitas perdagangan sebelumnya, seperti pergerakan harga dan volume. Analisa teknikal berfokus pada pola pergerakan harga, sinyal trading, dan berbagai alat analisa chart lainnya(indikator) untuk mengevaluasi kekuatan atau kelemahan pergerakan harga koin.
    Charles Dow menerbitkan serangkaian editorial yang membahas teori analisis teknis. Di dalam tulisannya tersebut ada dua asumsi dasar yang dijadikan kerangka kerja untuk analisis teknis dalam trading.
1) Pasar menjadi efisien dengan nilai-nilai yang mewakili faktor yang mempengaruhi harga aman.
2) Pergerakan harga pasar tidak sepenuhnya acak melainkan bergerak dalam pola dan tren yang dapat diidentifikasi yang cenderung mengulang dari waktu ke waktu
    Analisis teknikal diusahakan untuk memperkirakan pergerakan harga hampir seluruh instrumen yang dapat diperdagangkan yang umumnya berdasar pada kekuatan penawaran dan permintaan. Analisis teknis paling umum digunakan untuk perubahan harga, tetapi beberapa analis memprediksi angka tidak hanya dari harga melainkan dengan volume perdagangan atau dengan minat awal permintaan.
Beberapa bagian dari analisis teknikal kami sebutkan sebagai berikut:
a. Tren pasar (Lebih lengkap silahkan kesini trend pasar trading)
b. Volume transaksi (tentang Volume Transaksi)
c. Level - level psikologis (support dan resistance)
d. Periode waktu yang terjadi (Time frame)
    Semua hal tersebut terdapat di dalam grafik di dalam chart. Sehingga orang-orang analisis teknis sering disebut juga dengan julukan chartist.

2. Analisis Fundamental (Fundamental Analys)
    Analisis fundamental adalah metode mengevaluasi harga securitas dalam upaya untuk menilai nilai intrinsiknya, dengan memeriksa faktor ekonomi, keuangan, nilai kualitatif dan kuantitatif lainnya. Analisis fundamental mempelajari apa pun yang dapat memengaruhi harga sekuritas, termasuk faktor makroekonomi (misalnya kondisi ekonomi dan industri) dan faktor microekonomi (misalnya kondisi keuangan dan manajemen perusahaan). Tujuan akhir dari analisis fundamental adalah menghasilkan nilai kuantitatif bahwa seorang investor dapat membandingkan dengan harga sekuritas saat ini, yang mengindikasikan apakah harga tersebut dinilai terlalu rendah atau terlalu tinggi.
    Analisis fundamental menggunakan data publik yang nyata dalam evaluasi nilai harga sekuritas. Meskipun sebagian besar analis menggunakan analisis fundamental untuk menilai saham, metode penilaian ini dapat digunakan untuk hampir semua jenis harga sekuritas. Sebagai contoh, seorang investor dapat melakukan analisis fundamental pada nilai obligasi dengan melihat faktor-faktor ekonomi, seperti suku bunga dan keseluruhan keadaan ekonomi. Dia juga bisa melihat informasi tentang penerbit obligasi, seperti potensi perubahan peringkat kredit.

Meskipun masing-masing dari kedua analisis tersebut mempunyai kelebihan dalam menentukan harga suatu aset kedepannya, keduanya tidak terlepas dari kelemahan.
Berikut ringkasan kelemahan dari kedua analisis tersebut
Analisa Fundamental Analisa Teknikal
Butuh waktu untuk memperoleh informasi. Memerlukan banyak data untuk menunjang akuratnya prediksi.
Seringkali bersifat subyektif karena melibatkan banyak pendapat orang. Sangat bergantung pada kemampuan chartist.
Tiap chartist memiliki metode yang berlainan dan masing-masing belum tentu cocok diterapkan satu sama lain.
Lebih cocok diterapkan pada long term period trading.
Sulit diterapkan pada pasar yang tidak efisien.

Harga pasar ditentukan oleh sikap para trader yang bertransaksi didalamnya. Ini berarti bahwa pasar (tren harga) digerakan oleh psikologi tradernya (serakah, ketakutan, harapan, putus asa, dll). Al Goldman, seorang ahli strategi pasar mengatakan “Ninety percent of the market is mood and ten percent fundamentals.”. Analisis teknikal mempelajari psikologi pasar ini yang digambarkan berupa grafik. Karena sifat dasar manusia tidak berubah, maka pola yang tergambar dalam grafik itu berulang. (History Repeats Itself), juga setiap market punya sifat/karakter tersendiri.

Sumber referensi:
investopedia. 2018. Technical analys. https://bit.ly/2MswkrP
belajarforex. 2009. Analisa Teknikal. https://bit.ly/2C3vwav
investopedia. 2018. Fundamental Analys. https://bit.ly/2jUl0st
Sumber gambar:
brokerforex. analisa-forex. https://bit.ly/2Ee5WRI

Post a Comment

 
Top